BERBAGI

Sam Traveler – Hotel di Amerika Serikat dibuka kembali dengan hati-hati untuk liburan musim panas. Tetapi, tidak seperti bisnis di industri perhotelan seperti biasanya. Sebab terdapat sejumlah perubahan fasilitas maupun layanan lantaran masih adanya pandemi covid-19.

Asosiasi Hotel & Penginapan Amerika (AHLA) memperkenalkan pedoman Menginap Aman yang dikembangkan di bawah bimbingan dewan penasihat yang mencakup Accor, Grup InterContinental Hotels, Marriot International, Omni Hotels & Resorts Walt Disney. Pedoman kesehatan dan kebersihan pun diadopsi oleh ribuan hotel.

Ketika Anda hendak ke hotel dan sebelumnya melalui jalur udara, area tubuh Anda akan dibersihkan. Bahkan sebelum Anda meninggalkan bandara.

Sandals Resorts mengidentifikasi 18 titik sentuh utama atau titik kontak tinggi untuk dibersihkan lebih ekstra. Mulai dari saat di ruang tunggu bandara dan pemindahan kendaraan ketika hendak keluar dari bandara. Banyak hotel meningkatkan frekuensi transfer bandara untuk mengurangi jumlah penumpang di setiap kendaraan juga.

Jika Anda tiba dengan mobil pribadi, jangan menganggap tim pelayan akan menunggu di depan, karena banyak hotel seperti Hotel Crescent Court di Dallas, Texas sedang menangguhkan layanan tersebut. Hotel-hotel lain menjaganya dan mendisinfeksi kendaraan yang dibawa masing-masing pengemudi.

  Bandara Adalah Tempat Bisnis Terbaik Untuk Brand Mewah

Kemudian, bersiaplah untuk membawa tas Anda sendiri. Camelback Resort di Pegunungan Pocono Pennsylvania telah menangguhkan layanan itu, meskipun para tamu dapat menggunakan kereta lonceng yang telah disanitasi setelah setiap kali digunakan. Pegawai hotelnya juga tidak membuka pintu mobil atau taksi pada saat kedatangan.

Sementara ketika melangkah ke lobi hotel, jangan khawatir jika Anda berhenti di pintu depan Hotel Dibuka untuk pemeriksaan suhu dan kesehatan. Inilah yang dilakukan Camelback. Resort yang dijadwalkan dibuka kembali pada 11 Juni itu juga meminta para tamu untuk menggunakan pembersih tangan, memakai masker, dan mematuhi kebijakan jarak sosial sejauh dua meter.

Selanjutnya, saat Anda memegang pintu depan, pegangan tangan dihilangkan untuk meminimalisir sentuhan. Bagaimana dengan minuman selamat datang atau welcome drink? Tidak ada. Sebagai gantinya, Anda akan diberikan APD (alat pelindung diri) pada saat kedatangan.

Di dalam lobi, Anda mungkin akan menemukan hotel favorit Anda terlihat berbeda. Estetika mengambil kursi aman dengan papan tanda jarak sosial yang ditampilkan di seluruh hotel, stasiun sanitasi tangan ditempatkan setiap sekitar 15 meter untuk mencegah tamu bergerombol. Lantai pun ditandai agar pejalan kaki hanya satu arah.

  Pulau Kanguru Dulu Indah Tapi Sekarang Seperti Pulau Mati

Terkait check-in kamar, ada kemungkinan Anda akan menghindari meja depan sepenuhnya. Hotel-hotel, seperti The Wayfinder Hotel di Newport, Rhode Island, menawarkan check-in dan check-out secara digital hingga pembayaran melalui ponsel.

Hilton telah memperkenalkan check-in dan check-out tanpa kontak di lebih dari 4.700 hotel di seluruh dunia, termasuk Waldorf Astoria dan Conrad Hotels & Resorts. Teknologi baru ini akan membutuhkan komunikasi yang ditingkatkan dengan para tamu, yang sebelumnya terbiasa dengan tatap langsung di meja resepsionis.

Meja depan, meskipun tidak banyak digunakan, akan dibersihkan sepanjang hari, seperti halnya tombol lift, kamar mandi umum, mesin penjual otomatis, ATM, pegangan tangan, dan area tempat duduk. Ketika perjalanan menuju kamar, Anda kemungkinan akan bertemu lebih banyak staf kebersihan daripada di masa lalu.

“Hotel akan memiliki lebih banyak staf pembersihan visual dan stasiun sanitasi. Pengurus rumah tangga akan bergerak dari belakang layar ke depan dan tengah di hotel-hotel,” tutur Tony Kim, asisten profesor di Hart School of Hospitality, Olahraga dan Rekreasi manajemen di Universitas James Madison.

Tinggalkan Balasan