Mau Wisata Politik ke DPR RI Berikut Informasinya

Sam Traveler - Mau Wisata Politik ke DPR RI Berikut Informasinya

Sam Traveler – Banyak yang mengira Gedung DPR merupakan tempat yang tidak bisa dikunjungi oleh orang biasa. Padahal kita bisa Wisata Politik ke DPR RI untuk mengenal lebih jauh wakil rakyat kita, karena gedung yang berbentuk seperti tempurung kura-kura itu bisa dijadikan tempat untuk studi wisata politik.


“Awalnya tidak tau kalau bisa Wisata Politik ke DPR RI bisa jadi salah satu tempat untuk studi wisata. Kalau memang bisa seperti itu sangat baik untuk menambah informasi dan ilmu bagi yang berkunjung ke sana,” papar Edward (25).

Hal yang sama juga diungkap Citra (21) warga Surabaya. Ia tak tahu bahwa Gedung DPR bisa dikunjungi oleh masyarakat. “Aku juga tidak tau, tapi kalau benar dibuka untuk kunjungan masyarakat dengan begitu pengunjung, atau masyarakat bisa lebih dekat dan mengenal gimana sistem kerja pemerintahan di negera ini.

Mau Wisata Politik ke DPR RI Berikut Informasinya - Sam Traveler

Dari pengenalan itulah, kita jadi tahu dan punya pengetahuan lebih,” kata Citra. Tyas yang berprofesi sebagai guru, juga awalnya belum mengetahui hal tersebut. Minimnya informasi mengenai kunjungan studi wisata di gedung DPR, membuat ia berharap agar informasi-informasi tentang prosedur kunjungan studi wisata di gedung DPR bisa lebih disebarluaskan.

“Bagus kalau pemerintah terbuka menerima tamu dari luar agar masyarakat mempunyai gambaran tentang Gedung DPR. Saya ingin membawa anak didik saya ke sana tapi tidak tau prosedurnya,” kata Tyas, salah satu guru di Sekolah Menengah Atas di Surabaya.

Pihak DPR sudah menginfokan bahwa mereka terbuka dengan kunjungan Wisata Politik ke DPR RI. Bagian Humas Sekretariat Jendral DPR RI adalah bagian yang diberi tugas untuk menerima kunjungan masyarakat.

Masyarakat yang berkunjung untuk tujuan studi wisata dan masyarakat yang ingin mengambil foto kenangan di Gedung DPR akan diterima oleh Humas Sub Bagian Penerangan. Aturan tersebut terpamapang di website resmi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indoneisia dari dpr.go.id mengenai kunjungan masyarakat.

Dalam website tersebut tertuliskan kunjungan yang berupa studi wisata akan diterima di ruang Operation Room, Gedung Nusantara, dan akan diberi penjelasan mengenai Mekanisme Kerja Dewan Perwakilan Rakyat.

Setelah acara di operation room selesai pengunjung akan dipandu untuk berkeliling gedung DPR RI (tour building) khususnya ke Museum DPR RI dan Ruang Sidang Paripurna. Kunjungan ke ruang Sidang Paripurna 1 (tempat pelantikan Presiden, Wakil Presiden, dan Anggota DPR RI) dan dijelaskan mengenai Sidang Paripurna dan Sejarah Gedung DPR RI.


Selama melakukan tour building, pengunjung akan mendapatkan penjelasan tentang sejarah DPR RI, sejarah gedung dan arti hiasan – hiasan atau ornamen yang terdapat pada gedung DPR RI.

Pengunjung yang biasanya datang untuk melakukan studi wisata ini berasal dari sekolah dan perguruan tinggi (SD, SMP, SMA, Mahasiswa) dan instansi lain seperti kelompok karang taruna, dan lain-lain. Kunjungan dapat diajukan dengan mengikuti prosedur kunjungan studi ke DPR.

Cara mengurus izin kunjungan studi ke DPR Calon pengunjung harus mengirimkan Surat Permohonan Kunjungan Studi, ditujukan kepada Sekretaris Jenderal DPR RI perihal Permohonan Kunjungan Studi.
Jangan lupa untuk mencantumkan hari, tanggal kunjungan, jumlah kunjungan, contact person yang bisa dihubungi, nomor fax atau email untuk dikirimkan surat balasan kunjungan.

Kunjungan studi diadakan setiap hari Senin-Kamis, kecuali hari libur nasional. Waktu kunjungan yaitu dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Jumlah kunjungan maksimal adalah 200 orang (kapasitas maksimal ruangan penerimaan kunjungan).

Untuk keterangan lebih lanjut silakan menghubungi Bagian Humas Sekretariat Jenderal DPR RI. Bisa mengirimkan surat ke alamat, Gedung Nusantara III Lantai 1 ½, Kompleks Gedung DPR/MPR/DPD Jl.Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat 10270.

Kamu juga bisa menghubungi ke (021) 5715373 atau (021) 5715349, fax.(021) 571592. Selain itu, kamu juga bisa mengirimkan surat permohonan kunjungan ke bag_humas@dpr.go.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: