Pemda Bali Buat Aturan Untuk Tempat Suci

Sam Traveler - Pemda Bali Buat Aturan Untuk Tempat Suci

Sam Traveler  – Pemda Bali Buat Aturan Untuk Tempat Suci supaya bisa mencegah turis melakukan pelanggaran di tempat-tempat suci tersebut seperti di pura dan kawasan wisata lainnya.



Karena banyaknya kasus pelecehan oleh turis di tempat-tempat suci Bali bikin Gubernur Bali Wayan Koster kini menyusun peraturan daerah yang mengatur tentang pariwisata.

Target di bulan Desember ini selesai, tentang kualitas penyelenggaraan kepariwisataan Bali sekarang hampir selesai  draft awalnya, tinggal diskusi lagi supaya lebih matang dan siap di gunakan.

Pemda Bali Buat Aturan Untuk Tempat Suci - Sam Traveler

Kasus pelecehan oleh turis di tempat suci di Bali sudah beberapa kali terjadi. Pada bulan Agustus lalu, misalnya, ada dua turis asal Ceko yang dinilai melecehkan pura di kawasan Monkey Forest Ubud, karena menggunakan tirta suci untuk ‘cebok’. Pasangan itu akhirnya minta maaf dan melakukan upacara guru piduka.

Belakangan ini viral pula foto turis mancanegara menduduki pelinggih (tempat suci). Belum diketahui lokasi dan waktu pengambilan foto tersebut. Tak cuma itu, belakangan banyak juga kriminal dari mancanegara yang ditangkap di Bali. Mereka masuk ke Bali dengan visa turis.

Celakanya, kasus-kasus turis yang melecehkan tempat suci di Bali sudah seringkali terjadi. Sebenarnya, beberapa pengelola tempat suci seperti pura dan pemda setempat sudah membuat aturan. Hanya saja, sulit terkontrol turis-turis yang berulah itu.



Sejak pertengahan tahun 2019 ini, Wayan Koster juga sudah menegaskan aturan atau semacam perda (peraturan daerah) yang mengatur etika turis saat berwisata di Bali. Demi mencegah hal-hal buruk lainnya terjadi lagi.

“Tentu harus memberikan arahan, baik yang ada di Bali maupun pariwisata itu sendiri, agar menghormati budaya Bali, etika, dan estetika ketika berwisata ke Bali,” kata Koster seusai apel HUT Provinsi Bali di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali lalu.

Semoga dengan Pemda Bali Buat Aturan Untuk Tempat Suci ini bisa menjaga kelestarian adat istiadat dan tempat yang ada dibali, Dan turis yang berkunjung juga tidak melecehkan tempat suci kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: