Penumpang Pesawat Ngaku Diraba, Pramugari Minta Korban yang Pindah

Spirit Airlines dari Atlanta ke Detroit

Sam Traveler – Seorang penumpang pesawat wanita mengaku diraba-raba oleh penumpang pria di pesawat. Parahnya, pramugari malah menyalahkan wanita tadi dan menyuruhnya pindah kursi.

Tia Jackson (22), mengalami pelecehan seksual saat naik pesawat Spirit Airlines dari Atlanta ke Detroit di AS. Tia mengaku diraba-raba oleh penumpang pria yang duduk di sebelahnya saat sedang tidur.

Dihimpun dari beberapa sumber, Rabu (29/1/2020), saat itu posisi Tia duduk di kursi tengah. Sementara itu temannya duduk di kursi dekat jendela dan pria yang dituding melecehkan Tia duduk di kursi dekat lorong kabin.

  Bandara Komodo Belum Mau Tutup Saat Wabah Corona

Tia yang sedang tidur, merasakan tangan si penumpang pria yang tak dikenalnya itu, masuk ke belakang celananya. Sontak Tia langsung bangun dan memencet tombol untuk memanggil pramugari dan melaporkan pria itu.

Tia bukannya dibela tapi malah hendak disalahkan si pramugari. Tia pun diminta untuk pindah kursi saja.

“Saya berkata, ‘Kamu harus menyingkirkan dia dariku’. Mereka malah berkata, ‘Jika itu masalah buat kamu, mengapa tidak kamu yang pindah?” kata Tia seperti dikutip dari WJBK-TV.

Pihak Spirit Airlines menanggapi tuduhan Tia dengan serius. Mereka pun menjelaskan tindakan dari pramugari yang bertugas di penerbangan tersebut.

  Perusahaan Kereta Api Asal Amerika Naikkan bagi Penumpang Berkursi Roda

“Kru kabin ingin memindahkan Tia, bukan si pria, karena bila dipindahkan, itu akan meninggalkan kursi kosong di satu sisi dan lorong di sisi lain,” demikian bunyi pernyataan dari Spirit Airlines.

Sementara itu, Tia langsung melaporkan kejadian pelecehan ini ke polisi Detroit Metropolitan Airport setelah pesawat mendarat.

“Dia harus bertanggung jawab. Dia itu predator,” ujar Tia geram.

Pihak FBI yang diwakili Mara Schneider menyebut investigasi sedang berlangsung. Sementara itu, Spirit Airlines menyatakan akan mendukung penegakan hukum yang tengah berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *