Penyebab Sudah Makan Tapi Masih Merasa Lapar

Sam Traveler - Penyebab Sudah Makan Tapi Masih Merasa Lapar

Sam Traveler – Pasti traveler sering mengalami sudah makan tapi masih sering lapar. Ternyata Penyebab Sudah Makan Tapi Masih Merasa Lapar ini disebabkan oleh berbagai hal yang tampak sepele.


Rasa lapar pasti dialami oleh semua orang, dan itu berarti kamu membutuhkan makanan. Tapi ternyata rasa lapar terbagi ke dalam dua jenis, yaitu lapar fisik dan lapar psikologis. Lapar fisik karena kamu tidak mengonsumsi makanan dengan cukup. Lapar psikologis dipicu karena kamu kelelahan, bosan, dan juga stress.

Karena hal tersebut, orang sudah makan tapi masih lapar. Karenanya diatasi dengan makan. Tetapi secara fisiologi sebenarnya perut tidak lapar. Untuk dapat mengatasi rasa lapar, sebelumnya kamu harus mengetahui penyebabnya terlebih dahulu.

Berikut kami rangkum dari berbagai sumber mengenai Penyebab Sudah Makan Tapi Masih Merasa Lapar :

Penyebab Sudah Makan Tapi Masih Merasa Lapar - Sam Traveler

1. Kurang tidur

Kurang tidur dapat menyebabkan hormon pada pengatur nafsu makan terganggu, dan pada akhirnya kamu akan merasakan lapar. Hormon ghrelin yang merangsang rasa lapar, meningkat ketika kamu kurang tidur. Lalu menyebabkan hormon leptin penanda rasa kenyang berkurang.

Selain itu semakin kamu terjaga dari tidur atau melek, semakin besar kemungkinan kamu akan mengambil camilan lebih banyak.

 

2. ‘Meminum’ makanan

Banyak orang yang mencoba untuk mengganti makanan asli mereka dengan makanan yang dihaluskan seperti smoothie buah atau protein shake, yang ternyata tidak memberi rasa kenyang lama. Alasannya adalah karena minuman smoothie atau protein shake tidak perlu dikunyah saat mengonsumsinya, dan membuat cairan tersebut keluar kembali dalam waktu kurang dari satu jam.

Sebagai perbandingan, makanan padat membutuhkan dua hingga empat jam karena kita melakukan proses penghalusan serat secara manual. Sehingga membuat rasa kenyang dapat bertahan lama.




3. Terlalu banyak minum soda

Soda yang kamu minum mengandung sirup fruktosa yang tinggi dan kandungan gula darah yang tinggi. Kandungan fruktosa yang tinggi dapat menghambat kemampuan otak untuk memproses sinyal dari hormon leptin.

Kandungan fruktosa itu akhirnya menipu otak kamu untuk menginginkan lebih banyak makanan, bahkan ketika kamu sudah merasa kenyang. Jadi jangan konsumsi minuman soda terlalu banyak.

 

4. Mengonsumsi makanan kaleng

Terlalu banyak konsumsi makanan kalengan juga dapat menyebabkan kamu cepat lapar. Makanan kaleng atau makanan olahan yang ditempatkan di plastik mengandung bahan kimia yaitu bisphenol-A atau BPA.

Kandungan BPA ini ternyata dapat mengganggu hormon ghrelin dan leptin yang dapat memengaruhi efek pada rasa lapar dan rasa kenyang. Karena itu membuat kamu memiliki keinginan makan yang berlebih.

5. Tidak sarapan

Sarapan nyatanya sangat penting. Jadi jangan pernah pernah menghiraukan peringatan untuk sarapan terlebih dahulu agar pagi lebih bersemangat. Konsumsi makanan yang benar saat sarapan, kopi saja tidak cukup untuk mengisi waktu sarapan.

Faktanya penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University of Cambridge, sarapan hanya dengan makanan mengandung 300 kalori akan lebih banyak konsumsi kalori tinggi saat waktu makan selanjutnya.

 

6. Kurang minum air putih

Dehidrasi dapat menyebabkan rasa lapar datang lebih cepat. Lebih tepatnya karena hipotalamus, bagian dari otak untuk mengatur rasa lapar dan haus memanipulasi pikiran kamu untuk memerlukan camilan padahal kamu hanya membutuhkan segelas air.

Jadi, sebisa mungkin minum air putih cukup seperti anjuran yang sudah ditentukan yaitu minum 8 gelas sehari. Agar tubuh terhindar dari dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.

 

7. Terlalu sering konsumsi alkohol

Minuman beralkohol dapat menyebabkan kenaikan berat badan, maka itu minuman beralkohol sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh. Selain itu minuman beralkohol tidak miliki kalori yang dapat menipu pikiran kalau kamu merasakan lapar padahal tidak.

8. Sedang stress

Jika kamu sedang merasakan stress itu dapat berdampak pada keinginan untuk makan terus menerus. Beban tersebut menyebabkan tubuhmu melepas hormon stres kortisol dan pada akhirnya membuat kamu menginginkan makanan manis, mengandung lemak, dan kandungan asin yang berlebih.

 

9. Terlalu sering melihat postingan makanan

Unggahan makanan di media sosial seringkali membuat penasaran dan berakhir kamu merasakan lapar. Kondisi ini disebut sebagai lapar visual, dalam satu penelitian para peneliti menemukan bahwa otak yang dimiliki orang gemuk bereaksi lebih kuat terhadap foto makanan, bahkan jika mereka saat ini tidak lapar, dibandingkan dengan orang yang berat badannya stabil.




 

10. Kurang asupan protein dan serat

Jika kamu sarapan dengan menu dari restoran cepat saji walaupun mengambil 2 porsi dan berpikir kalau kamu akan kenyang sampai makan siang tiba, tentu itu tidak benar. Mungkin saja sarapan itu memiliki kandungan protein, namun sebagian besar sarapan cepat saji adalah karbohidrat ‘kosong’.

Demikian informasi mengenai Penyebab Sudah Makan Tapi Masih Merasa Lapar, Jadi pastikan traveler untuk sarapan dengan makanan yang mengandung 30 gram protein, 10 gram serat, maka kamu tidak akan cepat merasa lapar kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: