Sewa Wifi Portabel Sebelum ke Luar Negeri

Sewa Wifi Portabel Sebelum ke Luar Negeri

Sam Traveler – Kebutuhan internet tak bisa dilepaskan seseorang di mana pun ia berada. Trend sewa WiFi portabel pun sedang hits bagi turis Indonesia yang ingin ke luar negeri.

Ini bulan-bulan tertinggi saat turis menyewa WiFi portabel itu. Dikatakan Co Founder JavaMifi, Suhartanto Raharjo, bulan-bulan di mana banyak turis Indonesia menyewa WiFi portabel adalah saat suatu negara memiliki acara atau di musim tertentu.



“Ini prodak baru, ternyata mudah sekali berinternet hanya dengan menyewa WiFi dan bisa dipakai di sana. Dari Indonesia sudah ready. Cukup puas dan terbantu. Landing di negara tinggal nyalain dan langsug bisa menghubungi keluarga atau driver,” ujarnya di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

“Bulan low seasonnya itu dari Februari, lalu di bulan Maret-Juli banyak turis Indonesia keluar. Dan di bulan Agustus naik lagi. Jadi tergantung sedang musim apa dari negara itu,” imbuh Suhartanto.

Seperti dalam berita sebelumnya, kebanyakan turis yang menyewa WiFi portabel hanya untuk liburan biasa. Totalnya masih tinggi, yakni 80 persen sedang yang keluar negeri untuk berbisnis dan menyewa WiFi portabel hanya 20 persen.

“WiFi portabel ini bisa dikirim ke airport atau kirim ke rumah. Pemesanannya dari web. Atau kamu juga bisa menyewanya on the spot di Terminal 3 sebelum masuk ruang imigrasi,” tambah Suhartanto.

Di dalam negeri, sewa WiFi portabel untuk turis asing juga ada di beberapa kota. Khusus JavaMifi, pasar domestiknya ada di Jakarta, Jogja, Bandung, Surabaya, dan Bali.



“Sebanyak 60-70 persen yang menyewa dari turis asing biasanya akan berlibur ke Bali. Mereka yang menyewa berasal dari Jepang dan AS paling besar. Adapun turis dari negara lain yakni dari Eropa, Inggris, Paris, dan Filipina,” urai dia.

“China potensinya besar. Masuk top besar rencana kita tapi nggak terlalu banyak karena kesulitan bahasa,” imbuh dia.

Sementara ini turis Indonesia yang akan ke luar negeri dan menyewa WiFi portabel dari JavaMifi berasal dari Jakarta. Lalu sisanya berasal dari Jawa dan Bali.

“Pasar kita yang menyewa WiFi portabel paling banyak tetap berasal dari Jakarta sebanyak 60 persen, lalu diikuti Jawa dan Bali 40 persen. Mereka yang menyewa terbilang masih muda yakni dari 25-40 tahun,” jelas Suhartanto.



Terakhir, Suhartanto juga ingin menggaet turis yang ditarget Kementerian Pariwisata dengan total 20 juta di tahun 2019 ini. Perusahaan yang didirikan dari tahun 2015 ini telah bekerjasama berbagai agen travel dari luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: