Taman Situ Arjan Water Jump Destinasi Wisata Baru di Ciamis

Taman Situ Arjan Water Jump Destinasi Wisata Baru di Ciamis

Sam TravelerTaman Situ Arjan Water Jump merupakan salah satu destinasi terbaru untuk menghabiskan akhir pekan buat traveling sambil foto-foto. Tempat wisata di Ciamis ini asyik untuk selfie dan instagramable.

Wisata swafoto atau selfie masih menjadi daya tarik masyarakat terutama milenial. Didukung dengan kondisi alam yang menarik, warga Ciamis ini sengaja membuat sebuah destinasi wisata berkonsep swafoto dengan anggaran hasil iuran sukarela atau bahasa sundanya tradisi ‘perelek’.

Nama wisata ini adalah Taman Situ Arjan Water Jump, terletak di Dusun Timbangwindu, Desa Pamalayan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Wisata ini menyuguhkan sejumlah spot foto menarik dengan pemandangan kebun yang indah, seperti berbentuk sangkar burung, bangku diatas pohon bambu, hingga jembatan akat.

Lokasi wisata Taman Situ Arjan ini berada di pertemuan antara Sungai Cileueur dan Sungai Cijantung. Tempatnya sangat terjangkau, dari pusat perkotaan Ciamis hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit saja. Berada tak jauh dari Jalan Nasional Ciamis – Banjar.

Meski masih baru dan tahap pembangunan, wisata ini layak dikunjungi. Beberapa fasilitas sudah tersedia, seperti sejumlah gazebo saung untuk bersantai, mushala, area parkir luas hingga menyediakan flying fox dan arena tempat bermain anak. Ada juga ayunan di atas aliran sungai.

  Turis China Positif Virus Corona Di Temukan di Sri Lanka

Bahkan pengelola Taman Situ Arjan juga menyediakan wisata river tubing, wisatawan bisa merasakan sensasi hanyut di sungai menggunakan sebuah ban. Wisata ini sangat direkomendasikan sebagai alternatif liburan yang murah meriah.

Untuk tiket masuk ke lokasi wisata hanya Rp 2.500. sedangkan bagi pengunjung yang ingin menggunakan wahana lain seperti river tubing, flying fox atau sewa ban untuk berenang di sungai dikenakan tarif tambahan sebesar Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu.

Pengelola Wisata Taman Situ Arjan, Ayi Andri menuturkan awal mula wisata ini dibangun dari gagasan paguyuban para pemuda-pemudi, untuk memanfaatkan lahan kosong pada Agustus 2019. Lahan itu dinilai strategis untuk dijadikan tempat wisata swafoto yang kini tengah digandrungi kaum milenial.

“Jadi warga bikin wisata ini dari sebagian hasil iuran perelek. Kan perelek itu untuk kas RW, seperti untuk kematian, jalan dan keperluan lainnya. Salah satunya untuk pembangunan wisata ini sebesar 20 persen, alhamdulillah sudah berjalan meski bertahap,” ujar Ayi saat ditemui, Jumat (24/1/2020).

Menurut Ayi, perelek yang biasa dikumpulkan di setiap rumah biasanya ada yang menggunakan beras atau uang Rp 2.500, tapi tak ada tarif. Meski belum selesai dibangun, namun setiap akhir pekan pengunjung yang datang cukup banyak. Terutama saat musim liburan akhir tahun 2020 lalu.

  Malioboro Bakal Lebih Memikat Dengan Mempercantik Fasadnya

Wisata ini mendapat dukungan dari Pemerintah Desa setempat, bahkan akan membantu memperbaiki akses jalan supaya lebih nyaman.

Pengelola Taman Situ Arjan Water Jump lainnya, Dede Rukmana menambahkan tujuan dari pembangunan wisata ini untuk meningkatkan perekonomian warga. Sejumlah warga sangat mendukung, bahkan ada yang langsung berinvestasi dengan membuat wahana permainan anak.

“Bertahap sedikit demi sedikit, hasil dari pengunjung yang datang kita gunakan untuk terus membangun. Ke depan bisa lebih bagus lagi dan pengunjung terus berdatangan,” jelas Dede. (dtk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *