Traveling Bisa Menghilangkan Stres dan Lebih Sehat

Traveling Bisa Menghilangkan Stres dan Lebih Sehat - Sam Traveler

Sam TravelerTraveling Bisa Menghilangkan Stres dan Lebih Sehat karena setiap orang memiliki persepsi berbeda saat mendengar kata liburan. Apapun persepsinya, kata liburan selalu identik dengan perasaan senang, semangat, dan bahagia.


Bukan rahasia lagi bila liburan bagus untuk kesehatan fisikmu. Liburan juga baik untuk kesehatan mentalmu? Dikutip dari Forbes, majalah bisnis dan finansial Amerika Serikat, berikut lima alasan mengapa liburan bagus untuk kesehatan mentalmu.

Sam Traveler - Traveling Bisa Menghilangkan Stres dan Lebih Sehat

1. Penghilang stress yang baik

Traveling Bisa Menghilangkan Stres dan Lebih Sehat. Pernyataan ini diukung oleh Dr. Tamara McClintock Greenberg, psikolog klinis yang berbasis di San Francisco dan penulis Psychodynamic Perspectives on Aging and Illness.

Menurutnya, tekanan pekerjaan dan tuntutan sehari-hari dapat mengalihkan kita dari apa yang kita anggap benar-benar bermakna dan menarik. Jadi, istirahat dari keramaian dan hiruk pikuk sehari-hari sangat penting bagi pikiranmu untuk rileks, dan mengembalikan mood-mu.

Cara apa yang paling baik untuk menerapkan hal ini, selain mengemas tas dan melintasi tujuan yang impianmu? Liburan membuat kamu bahagia dan membantumu mengalihkan pikiran dari situasi yang membuat stres.

Ini menyebabkan kadar kortisol lebih rendah, membuat kamu merasa lebih tenang dan puas. “Ini juga membantu kita merefleksikan tujuan dan minat pribadi kita,” tambah Greenberg. Dikutip dari Fobres, sebuah studi di tahun 2013 menyatakan, lebih dari 80 persen orang Amerika, yang disurvei, melihat penurunan stres yang signifikan hanya setelah satu atau dua hari bepergian.

2. Membantu menemukan kembali dirimu


Penulis Patrick Rothfuss berkata, “Jalan yang panjang dapat mengajarimu lebih banyak tentang dirimu daripada seratus tahun yang sunyi.” Wisata ke luar negeri, dapat membantumu mengevaluasi kembali dan menemukan kembali kehidupanmu. Liburan bisa memperluas pemikiran lebih dari yang kamu kira.

Selain itu, pelajaran berharga yang dapat kamu pelajari sepanjang jalan memperluas perspektifmu dan membuatmu lebih sadar dan terbuka terhadap hal-hal baru. Menjelajahi tempat-tempat baru juga dapat memberimu awal baru jika kamu baru saja pulih dari transisi besar dalam hidupmu.

3. Meningkatkan kebahagiaan dan kepuasan

Bepergian memberimu kesempatan untuk menjauh dari kesibukan sehari-hari. Peristiwa dan pengalaman baru membantumu memperbaiki otak, meningkatkan mood dan kepercayaan diri.

“Saya pikir orang-orang, tidak semestinya terikat pada satu tempat saja sepanjang hidup mereka. Saya terutama merasa “terperangkap” ketika saya harus tinggal di tempat yang sama untuk waktu yang terlalu lama, tanpa bisa benar-benar bergerak dan menjelajah,” kata salah satu pendiri The Passport Memorandum, Marta Estevez.

Menurut sebuah studi dari Universitas Cornell, antisipasi perjalanan dapat meningkatkan kebahagiaanmu secara substansial, bahkan lebih dari rasa bahagia saat mendapatkan sesuatu yang nyata, seperti mobil baru.

4. Membuatmu tangguh secara mental


Pergi dan tinggal di suatu tempat di mana kamu merasa bersemangat dan terintimidasi pada saat yang sama dapat membantumu menguatkan mental dan emosional.

“Ketika saya masih muda, saya tidak bisa melihat diri saya bepergian dunia sendiri. Tapi sekarang, saya sering bepergian sendiri. Dan saya menyukainya! Ini tidak pernah menakutkan atau berbahaya seperti yang orang-orang katakan, “ucap Verdegaal dari Urban Pixxels.

Selain itu, menghadapi kesulitan di lingkungan yang tidak dikenal memaksa kamu untuk belajar dan beradaptasi dengan kehidupan yang berada di luar zona nyaman. Ini membuat kamu lebih fleksibel, sabar dan kuat secara emosional.

Ini juga membantumu menghadapi masalah yang besar dalam hidup, dengan kesabaran dan akal yang sehat. “Salah satu pengalaman terburuk yang saya miliki, saya pernah dirampok dan kehilangan banyak uang tunai dan paspor saya, sehari sebelum saya akan terbang pulang,” ujar Allan Hinton, seorang fotografer yang berbasis di London yang berhenti dari pekerjaannya untuk menjadi seorang pengembara penuh waktu.

Menurutnya, pengalaman dirampok mengajarinya untuk menerima situasi yang dihadapinya. Ia merasa harus lebih tenang dan lebih sedikit melekatkan emosi pada barang.

5. Meningkatkan kreativitas

Menurut Adam Galinsky, seorang profesor di Sekolah Bisnis Columbia, mengunjungi tempat asing dan menenggelamkan diri ke lingkungan yang dikunjungi. Menurutnya, kegiatan seperti menghadiri perlombaan ‘perahu ular’ di India Selatan atau makan tarantula renyah di Kamboja bisa meningkatkan fleksibilitas kognitif. Liburan juga meningkatkan kedalaman dan keterpaduan pemikiran yang disebabkan dorongan kreavtivitasmu.

Meskipun Traveling Bisa Menghilangkan Stres dan Lebih Sehat, penting untuk dicatat bahwa bepergian merangsang kreativitas hanya ketika kamu terlibat dengan budaya lokal tempat itu. Hanya mengunjungi kota baru atau negara tidak akan merangsang kreativitasmu.

Selain itu, perjalanan yang panjang juga meningkatkan produktivitas, keterampilan memecahkan masalah dan bahkan dapat meningkatkan peluangmu untuk dipromosikan di tempat kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: