Traveling Ke Jatiluwih Sambil Menyeruput Kopi Luwak

Traveling Ke Jatiluwih Sambil Menyeruput Kopi Luwak - Sam Traveler

Sam Traveler– Liburan kali ini kemana? Mungkin kamu bisa Traveling Ke Jatiluwih Sambil Menyeruput Kopi Luwak dan menimkati udara pegunungan yang bersih┬ádi pulau bali bersama sahabat atau keluarga besar kamu.



Karena berwisata ke pantai saat berkunjung ke Pulau Dewata mungkin sudah biasa. Jadi jika ingin merasakan pengalaman berbeda, menikmati udara segar dan hijaunya padi bisa jadi alternatif. Untuk kamu yang ingin memilih liburan ke Bali, cobalah sensasi berlibur ke Jatiluwih. Sebuah desa di Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali.

Suasana berbeda dirasakan saat menginjakkan kaki di Jatiluwih. Perjalanan 2 jam dari Kuta tak terasa lelah saat menghirup udara segar di sini. Hijaunya tanaman padi membuat sejuk mata. Pemandangan sawah berundak sangat sejuk dan menyegarkan mata, cocok untuk dinikmati saat kabur dari penatnya ibu kota.

sam traveler - Traveling Ke Jatiluwih Sambil Menyeruput Kopi Luwak

Luas area tanaman padi di sini mencapai 303 hektar, hampir di mana mata memandang hanya kehijauan yang terlihat. Wisatawan pun baik lokal dan mancanegara antusias saat tiba di Jatiluwih. Untuk mengunjungi Jatiluwih Rice Terraces wisatawan lokal hanya dikenakan biaya Rp15 ribu, sedangkan untuk wisatawan mancanegara Rp40 ribu.



Selain menikmati udara segar dengan berjalan kaki, wisatawan juga bisa bersepeda atau keliling sawah naik mobil wisata yang sudah dimodifikasi untuk mengangkut para pelancong. Di ujung Jatiluwih Rice Terraces ada patung Dewi Sri, patung berbahan bambu yang dibuat oleh seniman Bali. Dewi Sri memang dianggap sebagai simbol kemakmuran.

Setelah berkeliling, kamu bisa mencoba sensasi ngopi dengan pemandangan sawah berundak di Resto Jatiharum yang terletak tak jauh dari area wisata Jatiluwih. Dan jangan lupa upload di sosial media yah karena pengalaman berharga perlu di share ke teman-teman semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: