Traveling ke Macao 48 Jam Mewah dan Bekelas Dunia

Sam traveler - Traveling ke Macao 48 Jam Mewah dan Bekelas Dunia

Sam Traveler – Traveling ke Macao 48 Jam Mewah dan Bekelas Dunia tidak harus mahal. Misalnya, kamu bisa bersenang-senang dengan menikmati waktu yang kamu habiskan menjelajahi Historic Centre of Macao.



Mengingat banyak titik-titik yang bisa kamu kunjungi, kamu akan membutuhkan satu hari penuh untuk menyambangi Historic Centre of Macao secara lengkap. Kabar baiknya, beberapa tempat bergugus satu sama lain. Agar waktumu bisa optimal, sebaiknya mengunjungi setiap situs secara berurutan. Tempat terbaik untuk memulai, tak lain dan tak bukan, adalah dari Selatan — dari A-Ma Temple.

Kuil yang dibangun pada 1488 untuk menghormati Mazu (dewi laut suci pelindung pelaut dan nelayan) ini adalah kuil Tiongkok paling tua dan paling terkenal di Macao. Dari sana, kamu bisa meneruskan perjalanan ke Barra Square, kemudian ke Moorish Barracks.

Dengan dinding luar berwarna kuning dan putih pastel serta pengaruh Moor, bangunan ini tampak mencolok dan eksotis di saat yang bersamaan. Bangunan neo-klasik yang dibangun pada 1874 ini kini menjadi markas Marine and Water Bureau.

Traveling ke Macao 48 Jam Mewah dan Bekelas Dunia - Sam Traveler

Dari sana, teruskan perjalanan ke Mandarin’s House, kompleks perumahan bersejarah yang luar biasa, yang dulunya adalah rumah leluhur Zheng Guanying, seorang cendekiawan yang gagasannya tentang “menyelamatkan bangsa dengan memperkaya bangsa” memengaruhi pemikiran banyak pembesar dan pemimpin Tiongkok. Dibangun sekitar tahun 1869, bangunan ini menampilkan pengaruh arsitektur Barat.

Setelah Mandarin’s House, kunjungi Lilau Square dan St. Lawrence’s Church, kemudian St. Joseph’s Seminary and Church (masing-masing dibangun pada 1728 dan 1758), basis utama penyebaran agama Kristen di Tiongkok dan sekitarnya pada masanya. Gereja ini termasyhur sebagai contoh paling apik dari arsitektur barok di Tiongkok.

Lanjut ke St. Augustine’s Square dan St. Augustine’s Church, kemudian Dom Pedro V Theater (dibangun pada 1860), teater bergaya Eropa pertama di Tiongkok sekaligus teater tertua di Macao. Bangunan neoklasik yang megah ini sampai sekarang masih menjadi landmark budaya bernilai tinggi di kalangan penduduk setempat.

Berikutnya, kunjungi Sir Robert Ho Tung Library sebelum melanjutkan perjalanan ke Leal Senado Building (dibangun pada 1784), Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Macao sejak abad ke-18 hingga sekarang. Setelahnya habiskan waktu di Senado Square yang berwarna-warni, di mana Leal Senado Building berlokasi, kemudian lanjutkan perjalanan ke Kuan Tai Temple.



Pemberhentian berikutnya adalah Holy House of Mercy, yang juga terletak di Senado Square. Dibangun pada 1569, bangunan ini awalnya berfungsi sebagai klinik. Kini Holy House of Mercy menjalankan fungsi lembaga amal. Bangunan ini sejak dulu hingga sekarang masih terkenal dengan bangunan mukanya yang melengkung indah. Jika sudah puas mengagumi keindahan House of Mercy, lanjutkan perjalanan ke Cathedral Square, Lou Kau Mansion, the Cathedral, St. Dominic’s Square, St. Dominic’s Church.

Tempat berikutnya adalah landmark paling terkenal di Macao, Ruins of St Paul’s. Tempat wisata ini selalu ramai pengunjung, terutama di siang hari. Terletak di puncak bukit, bangunan ini adalah gereja termegah di Asia pada masanya. Sekarang yang tersisa dari gereja itu hanya bagian mukanya. Dari bagian “dalam” Ruins of St Paul’s, kamu bisa menikmati pemandangan Macao dari ketinggian.

Lanjutkan perjalanan ke Mount Fortress. Dibangun pada 1626, benteng ini dikenal sebagai pusat sejarah militer Macao. Terletak di puncak Mount Hill, di ketinggian 25 meter di atas permukaan laut, dari peron bagian atas benteng ini kamu bisa menikmati keindahan panorama kota Macao.

Dari Mount Fortress, lanjutkan perjalanan ke bagian yang tersisa dari tembok Old City, yang terletak bersebelahan dengan Na Tcha Temple. Tembok Old City adalah pengingat kuat tentang sejarah militer Macao dan, dalam konteks ini, punya signifikansi budaya yang besar. Sedangkan kuil Na Tcha, dengan jarak yang begitu dekat dengan Ruins of St Paul’s, menonjolkan identitas multikultural Macao yang unik.

Habiskan hari kedua di Coloane Island, karena kebanyakan jalur pendakian Macao terletak di pulau ini. Julukan “Green Lung” tidak disematkan kepada Coloane Island untuk sembarang alasan, dan pulau ini adalah kesempatan terbaikmu untuk sejenak melarikan diri dari hiruk pikuk kota.

Kalau kamu cukup bugar, ambil rute pendakian terpanjang di Macao: Coloane Hiking Trail. Jangan lupa membawa cukup air karena di rute sepanjang 8 km ini tidak ada satu pun mesin penjual otomatis.

Coloane Hiking Trail termasuk rute pendakian populer di Macao. Rute ini akan membawamu mengelilingi perbukitan Coloane. Kamu dijamin akan lupa waktu karena sibuk mengagumi pemandangan pulau utama Macao dari jalur ini, juga hutan lebat yang menutupi perbukitan yang mengelilingi pulau kecil yang damai ini. Di ujung jalur pendakian, di puncak Alto de Coloane, kamu akan mendapat hadiah lainnya: pemandangan luas Laut Cina Selatan.

Jangan khawatir jika kamu tidak merasa cukup bugar atau pergi bersama keluarga. Pilih saja Hac Sa Reservoir Family Walk, yang termasuk jalur pendakian mudah di Coloane. Panjangnya hanya 2,6 km dan medannya relatif datar. Hijaunya pepohonan rimbun yang mengawalmu sepanjang perjalanan menjadikan jalur pendakian ini tempat ideal bagi orang tua untuk mendekatkan anaknya dengan alam.



Selain dua jalur yang disebutkan di atas, Coloane Island masih punya dua lainnya: Long Chao Kok Coastal Trail dan Seac Min Pun Ancient Path. Jangan khawatir jika kamu merasa empat pilihan tidak cukup, karena secara keseluruhan, Macao punya 13 jalur pendakian dan jalur alam.

Jika kamu lebih suka bersantai di pantai, datangi salah satu dari dua pantai utama Macao: Hac Sa Beach and Cheoc Van Beach. Yang pertama, berlokasi di sisi selatan Coloane Island, adalah pantai terbesar dan paling terkenal di Macao. Pasirnya berwarna hitam dan pantainya cocok untuk berenang.

Yang kedua, Cheoc Van Beach, lebih kecil dari Hac Sa Beach menawarkan pasir berwarna keemasan, letaknya tidak jauh dari Coloane Village dan tersembunyi di teluk kecil. Cheoc Van Beach lebih tentram dan populer di kalangan perenang sepanjang tahun.

Dengan harta-harta berharganya, Macao adalah tempat sempurna untuk mengukir pengalaman luar biasa kamu dalam dua hari yang tak terlupakan. Macao membuktikan bahwa pengalaman mewah bisa ditemukan tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: